Ramuan Obat di Sekitar Kita untuk Atasi Haid Berlebihan

Ramuan obat untuk atasi haid berlebihan. Umumnya, jika seorang wanita menstruasi berlangsung selama 3-5 hari dalam jumlah darah sekitar 35 ml dan cairan serosa yang dikeluarkan setiap bulannya sekitar 35 ml. Jika masa haid berlangsung lebih dari 8 hari atau darah menstruasi yang keluar berlebihan (lebih dari 80 ml) maka kondisi tersebut dinamakan menorrhagia.

Menorrhagia biasanya sering dialami oleh wanita yang baru menginjak pubertas dan wanita yang menginjak usia diatas 40 higga 50 tahunan hingga 90%. Ini berdasarkan beberapa survei dari situs-situs kesehatan dimana seorang wanita di masa itu mengalami pendarahan yang banyak tidak dari biasanya.

Penyebab gangguan ini ada hubungannya dengan gangguan pada uterus, seperti adanya fibroid (tumor jinak) dalam rahim dan polip diselaput lendir rahim. Selain itu, dapat juga disebabkan adanya kelainan darah. 

Jika Anda atau kerabat Anda mengalami hal seperti ini dimana tamu bulanan Anda (Haid) sangat banyak Anda bisa mencoba beberapa ramuan obat dari tanaman berkhasiat disekitar Anda yang tentunya mudah didapat. Berikut ramuan tanaman obat jika haid berlebihan.

Ramuan Obat untuk Atasi Haid Berlebihan

  • Cuci jus akar teratai hingga airnya sebanyak 200cc selanjutnya, panaskan airnya hingga mendidih dan minum setelah dingin. Lakukan dua kali sehari.
  • Rebus 15 g bunga jengger ayam atau 30 g yang segar dan 30 g daun urang aring segar atau 15 g yang kering dalam 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Selanjutnya, saring airnya dan minum dua kali sehari. Setiap kali minum 150 cc (dapat juga digunakan untuk menghentikan pendarahan diluar waktu haid.
  • Rebus 10 g kacapiring kering, 30 g daun hia/baru cina segar, dan 5 butir biji teratai dalam 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Selanjutnya saring airnya dan minum dua kali sehari. Setiap kali minum 150 cc (dapat juga untuk memulihkan tenaga akibat pendarahan setelah melahirkan)
  • Rebus 15 lembar daun sambang darah beserta rantingnya dalam 500 cc air hingga tersisa 200 cc. Saring setelah airnya dingin. Lalu minum dua kali sehari. Setiap kali minum 100 cc.
  • Cuci dan rebus satu buah kesemek. 15 g daun kesemek, 15 g daging buah lengkeng kering atau 60 g yang segar, dan 100 g akar teratai dalam 500 cc air hingga tersisa 200 cc. Selanjutnya, saring airnya dan minum. Kesemek, akar teratai, dan lengkeng dapat dimakan.


Catatan: Pilih salah satu resep, lakukan secara teratur sampai haid selesai, dan tetap konsultasi ke dokter.

Disqus Comments