Mengenal Bunga Tasbih serta Khasiatnya

Khasiat Rimpang dan Bunga Tasbih untuk Kesehatan. Tanaman Tasbih (Canna indica L) merupakan tanaman hutan yang sering tumbuh dipegunungan. Tanaman ini sering dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik serta daun yang elok agak memanjang menjadikan bentuk tanaman ini sangat menawan untuk dijadikan tanaman hias yang cocok disimpan di taman atau halaman rumah. Tasbih sendiri berasal dari Amerika tropis yang dapat tumbuh hingga ketinggian 1000 dpl.

Tasbih atau sering juga disebut bunga kana di wilayah Indonesia mempunyai beberapa nama yang berbeda, seperti di Sumatera dinamakan hosbe, di Jawa barat dinamakan ganyol leuweung, sebe, alas. Jawa dinamai puspa midra, puspa nyidra, kembang gedang. Di Bali milu-milu, Sulawesi totombe, wuro, kontas, dan kela. Di Ternate dinamakan tasute. Nama asing tasbih sendiri adalah Mei ren jiao, feng wei hua (China). Adapaun nama simplisianya adalah Cannae indicae Rhizoma (rimpang tasbih), Cannae indicae flos (bunga tasbih) dari suku Cannaceae.

Tanaman Tasbih disamping mempunyai bentuk yang cantik dan menarik ternyata pada bunga serta rimpangnya mempunyai kandungan yang sangat positif dan baik untuk kesehatan tubuh manusia, berikut Khasiat bunga dan rimpang tasbih untuk kesehatan.

Sifat serta khasiat bunga dan rimpang tasbih
Tasbih mempunyai sifat yang sejuk serta rasanya agak manis. Berkhasiat sebagai pereda demam (antipiretik), menurunkan tekanan darah (hipotensif), penenang (transquilizer), dan peluruh kencing (diuretik).

Kandungan kimia tasbih
Pada rimpang tasbih mengandung glukosa, pati, koumarin, 2 terpene, fenol, lemak, alkaloid serta getah. Pada daun mengandung sulfur serta tanin.

Kunjungi juga :
Manfaat serta khasiat tahi kotok
Khasiat bunga kenanga

Khasiat Rimpang dan Bunga Tasbih untuk Kesehatan


Indikasi tasbih
Bagian yang dapat digunakan sebagai obat dari tasbih adalah rimpang dan bunganya, mau yang kering ataupun segar. Adapun tasbih dari bagian rimpang dan bungannya tersebut mempunyai khasiat untuk menyembuhkan.

  • Demam
  • Tekanan darah tinggi
  • Disentri kronis
  • Wasir
  • Keputihan
  • Radang hati yang akut disertai kuning.
  • Batuk darah
  • Darah haid berlebihan


Cara pemakaian

Untuk pemakaian dalam. sediakan rimpang kering (15-30 g) atau rimpang segar (30-60 g) kemudian direbus dan diminum. Apabila menggunakan bunga dari tasbih, cukup sediakan bunga tasbih kering (10-15 g) dan minum.

Untuk pemakaian luar. Sediakan rimpang segar untuk dicuci, kemudian ditumbuk hingga halus. Setelah itu tempelkan tumbukan tersebut pada tempat yang sakit seperti memar, jerawat, radang kulit bernanah, dan luka berdarah.

Contoh pemakaian
Hepatitis akut
Rebus dengan tiga gelas air rimpang tasbih yang sudah dipotong-potong tipis (60-120 g) hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring lalu minum sehari dua kali sebanyak tiga perempat gelas tiap kali minum. Lakukan terapi ini hingga 20 hari sampai 47 hari. Dosis maksimal sebanyak 250 g setiap hari. Efek dari meminum ramuan obat ini akan nampak setelah satu minggu. Pada bagian bola mata dan kulit yang menguning perlahan-lahan akan memudar setelah minum ramuan ini.

Haid berlebihan, batuk darah
Sediakan bunga tasbih yang kering sekitar 10-15 g lalu rebus dengan menggunakan dua gelas air hingga tersisa satu gelas saja. Minum sehari dua atau tiga kali setiap hari secara rutin.

Wasir
Sediakan rimpang tasbih yang segar sekitar 60 g. Potong-potong tipis lau rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum dua kali sehari, setengah gelas setiap kali minum.

Disqus Comments