Cara Menangani Epilepsi

Cara Menangani Epilepsi. Epilepsi atau biasa disebut ayan adalah gangguan otak yang terjadi karena adanya impuls sel saraf yang berlebihan pada suatu daerah otak. Epilepsi sering mengenai anak-anak dan dapat dikontrol. Kejang pada epilepsi sering kali berulang dan tidak didahului oleh periode demam. Epilepsi bisa terjadi pada siapa saja, tetapi resiko terhadap laki-laki lebih besar dibandingkan perempuan.


Penyebab epilepsi belum diketahui, tetapi diduga berhubungan dengan beberapa hal di bawah ini :
  • Faktor keturunan
  • Pernah mengalami trauma dikepala
  • Pernah mengalami infeksi otak seperti manginitis.


Tanda dan Gejala Epilepsi


Tanda dan gejala epilepsi adalah adanya periode kejang yang berulang. Kejang tersebut bisa bermanifestasi dalam berbagai jenis kejang (dikatakan ada sekitar 40 jenis kejang). Secara umum kejang dibagi menjadi 2 tipe yaitu : kejang umum dan kejang parsial. Kejang umum adalah kejang yang melibatkan seluruh tubuh, sedangkan kejang parsial hanya melibatkan bagian tubuh tertentu saja (misalnya tangan atau kaki saja). Kejang pada epilepsi umumnhya tidak disertai demam (berbeda dengan kejang demam pada anak).

Cara Mendiagnosis Epilepsi


Bila anak sering mengalami kejang tanpa sebab yang jelas, bawalah anak kedokter. Dokter akan memeriksa anak secara lengkap, mulai dari riwayat kejang, melakukan pemeriksaan fisik, dan lain-lain. Pemeriksaan EEG (Elektroensefalogram/rekam otak) harus dilakukan apabila anak dicurigai menderita epilepsi. Apabila dirasakan perlu, dokter akan menganjurkan dilakukannya CT scan.

Epilepsi bukan penyakit menular. Oleh sebab itu tidak perlu takut merawat/berdekatan dengan anak penderita epilepsi.

Anak dengan epilepsi seringkali mengalami kesulitan belajar disekolah dan dalam pergaulan. Orang tua perlu membangun rasa percaya diri anak dan mengusahakan agar anak tidak menjadi bergantung pada orang lain (mandiri). Orang tua juga perlu mengetahui cara menangani kejang yang tepat serta memberitahukannya pada guru bila terjadi kejang sehingga mereka mengetahui cara menangani anak kejang. Anak dengan epilepsi pada umumnya dapat bersekolah disekolah biasa, tetapi pada beberapa keadaan mungkin perlu besekolah disekolah khusus. Ada beberapa anjuran yang perlu diberitahukan kepada anak dengan epilepsi, yaitu :

  • Usahakan mandi dengan menggunakan shower atau gayung. Hindari anak mandi dengan menggunakan bathtub.
  • Jangan berenang sendirian tanpa pengawasan orang tua atau guru.
  • Jangan melakukan sesuatu yang beresiko seperti memasak atau bersepada tanpa pengawasan orang tua.


Selain itu dokter akan memberikan obat untuk anak. Obat tersebut harus dikonsumsi dalam jangka panjang dan biasanya akan dosesuaikan dosisnya secara bertahap sampai ditemukan dosis yang dapat mengontrol kejangnya. Obat akan dipertahankan beberapa saat, lalu dokter akan memutuskan kapan obat mulai dikurangi secara bertahap sampai benar-benar dihentikan. Pada umumnya obat akan dihentikan setelah 2 tahun bebas kejang.

Selain itu beberapa obat tradisional seperti meniran, ciplukan ataupun lidah buaya diketahui memberikan terapi bagi penderita epilepsi dan  dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi ayan atau epilepsi. Tapi semua itu harus berdasarkan pakar herbalis terpercaya.

Disqus Comments