Mengenal Cacar Air Pada Anak

Mengenal Cacar Air Pada Anak. Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus varisella-zoster dan sangat menular. Penularan virus melalui udara yang keluar ketika seorang penderita cacar air batuk atau bersin. Cacar air dapat menyerang anak-anak pada segala usia. Cacar air pada anak umumnya bergejala ringan dan tidak berbahaya dengan angka kematian yang sangat rendah yaitu 0,1-0,4%. 


Tanda dan Gejala Cacar Air pada Anak


Tanda dan gejala awal anak menderita cacar air adalah :
  1. Demam yang tidak terlalu tinggi selama kurang lebih 2 hari.
  2. Gejala lainnya seperti : sakit kepala, mudah lelah, sakit tenggorokan, badan terasa ngilu.
  3. Kemudian akan munccul bintik kemerahan yang menyebar kewajah, leher, kaki, tangan. Bintik berupa ruam kemerahan, terasa gatal, dan mengandung sedikit cairan. Setelah 4-7 hari, bintik akan mulai pecah dan mengering.

Tanda dan gejala ini sangat bervariasi menurut usia. Pada bayi dan anak-anak, gejalanya biasanya lebih ringan dibandingkan dengan cacar air pada remaja dan dewasa.

Hal yang peru dilakukan bila anak terkena cacar air
Cacar air bukan merupakan penyakit yang berat, tetapi sering kali menjadi rewel bila terkena cacar air. Anak sering kali mengeluh gatal dan sakit tenggorokan. Ada beberapa langkah yang dapat orang tua lakukan untuk merawat anak cacar air dirumah:
  • Berikan sirup peras serta parasetamol yang dijual bebas di apotik untuk menurunkan panas sebaiknya jangan gunakan asetosal karena dapat menyebabkan penyakit reye yang serius pada anak.
  • Berikan air minum sesering mungkin untuk mencegah kekurangan cairan/dehidrasi pada anak.
  • Bila gatal, orang tua dapat memberikan bedak calamine atau bedak salisil untuk mengurangi gatalnya.
  • Jauhkan dari anak-anak lainnya atau pisahkan kamar tidurnya untuk beberapa saat, karena cacar air sangat mudah menular, terutama yang tinggal serumah.

Apakah perlu membawa anak kedokter
Meskipun cacar air pada anak bukan merupakan penyakit yang berbahaya dan biasanya dapat dirawat sendiri dirumah, tetapi ada beberapa keadaan yang membutuhkan bantuan dokter. Segera anak bawa kedokter apabila ditemukan gejala berikut ini :
  • Anak menderita demam tinggi (>39°) lebih dari 2 hari.
  • Batuk yang terus menerus dan anak terlihat mengalami kesulitan bernafas.
  • Sakit tenggorokan, sakit kepala, atau sakit telinga yang parah.
  • Adanya infeksi dikulit yang ditandai dengan bintik kemerahan yang mengandung nanah dan nyeri.

Cacar air tanpa komplikasi atau penyakit penyerta lainnya dapat diobati dengan menggunakan terapi simtomatik (seperti sirup parasitamol, bedak salisil). Kadang kala dokter akan memberikan obat anti virus (asiklovir) pada keadaan tertentu. Usia anak yang lebih dari 12 tahun atau jika ditemukan komplikasi penyakit cacar (seperti radang paru-paru atau radang otak) menjadi alasan diperlukannya obat anti virus.

Tips Jika Anak Terkena Cacar Air
Kompres hangat tubuh anak dengan menggunakan handuk untuk mengurangi gatalnya.
Sirup parasetamol yang dapat diberikan adalah dengan dosis 10 mg/kg berat badan per kali pemberian. Pemberian dalam satu hari sebaiknya tidak lebih dari 5 kali.
Buatlah anak senyaman mungkin. berikan boneka atau mainan kesukaannya dan temani anak bermain.

Kesimpulan
Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster.
Penyakit ini sangat menular. Penularan dapat terjadi mulai dari 24 jam sebelum bintik keluar sampai seluruh bintik tersebut telah kering.
Penyakit cacar air pada anak tidak berbahaya dan dapat dirawat dirumah.
Komplikasi yang dapat terjadi akibat cacar air adalah radang paru-paru (pneumania), radang otak (ensefalitis).

Disqus Comments