Makanan Pencegah Radikal Bebas

Makanan Pencegah Radikal Bebas. Kita sering mendengar istilah radikal bebas, baik dalam surat kabar, majalah, televisi dan lainnya. Apa itu radikal bebas yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit yang berbahaya seperti diabetes, jantung koroner,  bahkan kanker. Dan bagaimana cara menanggulanginya?

Radikal bebas adalah molekul oksigen yang secara kimia strukturnya telah berubah akibat aktifitas lingkungan. Aktifitas lingkungan yang dapat memunculkan radikal bebas antara lain radiasi ultra violet, polusi udara, asap kendaraan, dan asap rokok.. Selain itu, makanan cepat saji (fast food), makanan kemasan, makanan kalengan juga berpotensi untuk meninggalkan racun ditubuh kita karena mengandung lemak, pengawet, dan sumber radikal bebas.

Radikal bebas yang masuk kedalam tubuh akan menyebabkan kerusakan pada DNA dan sel tubuh yang rusak. Akibatnya, jika semakin banyak DNA dan sel kita yang rusak, tubuh akan lebih mudah untuk terkena penyakit terutama kanker.

Menurut jean carper dalam stop ageing now, buah dan sayuran kaya antioksidan adalah makanan yang wajib dikonsumsi untuk melindungi tubuh dalam melawan penyakit akibat radikal bebas penyebab penuaan. Konsumsilah setiap hari dan tanpa diolah untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Berikut ini Makanan Pencegah Radikal Bebas yang dapat kita konsumsi agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Diantaranya :


Makanan Pencegah Radikal Bebas



Kaya akan glutation, yaitu antioksidan utama yang membantu menetralkan lemak jahat dalam makanan lain. Alpukat mengandung kalium untuk perlindungan sel darah.

Berry
Stroberi, respberry, cranberry dan blueberry kaya vitamin C. Blueberry mempunyai antioksidan antosianin yang paling tinggi.

Kaya akan antioksidan berupa vitamin C, betakaroten, quercetin, indol, glutation dan lutein. Untuk wanita brokoli dipercaya mampu mencegah kanker dengan menetralkan estrogen berlebih. Brokoli juga dapat membantu melindungi dari kanker paru-paru, usus, besar, dan gangguan pembuluh darah.

Antioksidan indol-3 karbinol akan mempercepat pembuangan estrogen penyebab kanker payudara dan menurunkan risiko kanker usus besar dan lambung.

Membantu meningkatkan fungsi kekebalan, menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko stroke dan kanker paru-paru. Wortel juga membantu melindungi dari penyakit mata dan berkurangnya kemampuan penglihatan karena penuaan.

Jeruk mengandung karetonoid, terpene, flavonoid dan vitamin C yang melawan kanker. Jeruk bali mengandung serat penurun kolesterol yang terdapat dalam butiran buah dan kulit airnya.

Mengandung sedikitnya 20 jenis antioksidan. Jenis yang kaya warna adalah antioksidan yang paling kuat. Antioksidan utama pada anggur adalah quercetin yang mencegah penggumpalan darah, melenturkan pembuluh darah, dan menghambat oksidasi kolesterol LDL.

Mengandung sedikitnya 12 jenis antioksidan plus ajoene, yaitu zat antikolesterol yang mencegah penggumpalan darah, serta alicin, yaitub zat antivirus dan antibakteri. Bawang putih juga merangsang sisetm kekebalan tubuh mencegah pikun serta depresi.

Bawang Bombay
Membantu mencegah penggumpalan darah dengan meningkatkan kadar kolesterol "baik" HDL. Jenis bawang bombay merah dan kuning paling kaya quercetin sehingga menghambat kanker, dan juga berperan sebagai zat antiradang, antibakteri, anti jamur dan anti virus.

Mengandung betakaroten dan lutein, keduanya merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi dari kanker, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, katarak, dan penyakit mata degeneratif yang dapat menyebabkan kebutaan.

Membantu mencegah penyakit jantung dan kanker karena adanya antioksidan seperti, polifenol, quercetin dan ketekin. Teh juga merangsang enzim dihati untuk mengeluarkan racun dari tubuh berupa radikal bebas dan bahan kimia perusak sel.

Sumber utama likopen, yaitu antioksidan sangat kuat yang membantu menjaga fungsi fisik dan mental.

Dengan banyak mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya antioksidan seperti diatas setidaknya dapat menghindari radikal bebas yang berbahaya. Semoga bermanfaat.

Disqus Comments