Manfaat dan Khasiat teh bagi kesehatan

Teh (camelia sinensis) termasuk tanaman yang tumbuh difaerah trofis dan subtrofis. Lebih dari tiga perempat teh didunia diolah menjadi teh hitam yang merupakan teh yang paling digemari di Amerika, Erofa dan Indonesia. Cara pengolahan teh hitam melalui tahap tahap seperti pelayuan, penggulungan, fermentasi, pengeringan dan penggilingan. Pada saat fermentasi terjadi perubahan kimiawi yang menyebabkan warna daun teh menjadi coklat dan mempunyai rasa yang khas. 

Sedangkan teh hijau merupakan jenis teh tertua didunia, sangat disukai terutama di Jepang dan Cina. Jenis teh hijau mulai disukai masyarakat dunia karena terbukti lebih banyak manfaatnya untuk kesehatan.

Kandungan Teh

Teh memiliki khasiat untuk kesehatan karena memiliki komponen bioaktif disebut polifenol. Polifenol dalam tanaman umumnya terdiri dari asam fenolat, flafonoid, dan tanin. tersebar pada daun batang  bunga biji dan akar teh. folifenol adalah kelompok antioksidan yang secara alami ada dalam sayuran dan buah-buahan, subkelas dari polifenol adalah flafonol, flavon, flavanon, antosianidin, katekin dan biflavan.

Kafein dalam teh juga sangat besar dan merupakan kandungan bioaktif hampir melebihi kopi. namun karena pemakaian teh dalam minuman lebih encer maka perolehan kafein dalam teh lebih rendah hanya 30-85 mg. kafein dalam teh menurunkan resiko kanker pankreas, menghilangkan rasa kantuk dan kepenatan,  kafein mudah diserap metabolisme dan dikeluarkan melalui jaringan tubuh.

Dibeberapa daerah di Indonesiasari teh yang berasal dari kuncup diyakini berkhasiat sebagai obat kuat, anti kejang, peluruh keringat, perangsang saraf, pelancar dahak dan obat batuk. Hasil penelitian bahwa teh hijau memiliki kemampuan membasmu kuman dan virus.

Ekstrak daun teh hijau mengandung zat antioksidan yang dapat memperkuat saluran darah, anti radiasi, memperlancar pembuangan urin dan menekan pertumbuhan sel kanker. Disarankan bagi perokok dan wanita yang menggunakan kosmetik untuk lebih sering mengkonsumsi teh hijau untuk mencegah kanker payu-paru dan kulit.

Dalam sebuah studi di Belanda mengkonsumsi teh hitam 4-5 cangkir perhari  dapat menurunkan resiko stroke mencapai 70% dibanding dengan mereka yang kurang dan memberikan perlindungan terhadap kulit. 

Teh hijau dikenal sebagai sumber fluorida. yaitu mineral yang dapat menguatkan email gigi dan mencegah perusakan gigi. catechin  menghalangi plak perusak gigi, mencegah pembengkakan juga ampuh melawan sel kanker. Baca juga cara menghilangkan bau mulut

Teh hijau juga kaya akan kalsium dan fosfor (menguatkan tulang dan gigi) mangan (membantu metabolisme gula) dan kalium (menurunkan tekanan darah) dan vitamin A,C dan K berperan dalam proses pembekuan darah.

Teh memang baik untuk keperlindungan kulit dan tubuh namun para peneliti mengungkapkan bahwa teh mungkin saja baik satu penyakit tertentu tapi tidak baik untuk penyakit lainnya, mengingat penyebab penyakit yang beraneka ragam

Disqus Comments