Manfaat dan Kandungan Madu

Manfaat dan Kandungan Madu. Bangsa spanyol telah mengkonsumsi madu sejak 7000 SM sampai kini madu masih dianggap penting bagi kesehatan tubuh, selain dari gizinya yang tinggi madu juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Jepang dan negara Asia lainnya terkenal paling banyak mengkonsumsi madu mencapai 200-300 gr per orang per tahun, di Swis dan Jerman lebih tinggi lagi sangat disayangkan di indonesia konsumsi madu sangatlah rendah.

Madu berasal dari sari bunga (nektar) diubah dengan senyawa tertentu oleh lebah, Nektar adalah senyawa komplek dari kelenjar nektaris pada bunga (floral) dan struktur ekstra floral, nektar mengandung kandungan gula dan mineral juga nitrogen, komponen aromatik, vitamin dan pigmen tanaman.


Manfaat dan Kandungan Madu


Kandungan Madu
Vitamin yang terkandung pada madu adalah Thiamin, riboflavin (B2) asam pantotenant (B3) , asam nikotinat (B5) piridoksin (B6) dan vitamin C. Kandungan protein dalam madu relatif kecil sekitar 2.5 persen. Asam amino dalam protein madu adalah alanin, asparagin, argirin, asam glutamat, glisin, histidin, leusin, fenilalanin, serin, trheonin, valin, sistein, dan prolin. Madu juga memiliki mineral, kalium adalah mineral utama, mineral lainnya adalah : Natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur.

Menurut Francis G, Smit, madu yang telah masak mengandung zat fruktosa (41%) glukosa (35%) sukrosa 1.9% air (17%) zat lainnya (3.4%) (prof Dr  Ir Made Astawan)

Madu merupakan satu satunya pemanis yang digunakan sebagai produk alami, dua kandungan gula yaitu Fruktosa dan glukosa mencapai 95%, Glukosa dapat diserap secara langsung tanpa proses melalui jaringan organ untuk keperluan sel, sedangkan gula harus diubah menjadi komponen sederhana sebelum diserap tubuh. Sisa gula yang tertinggal pada mulut dapat merusak gigi sedangkan madu sangat aman.




Khasiat Madu
Sejak jaman dahulu madu merupakan konsumsi penambah stamina, Hippocrates, bapak ilmu kedokteran, menyatakan madu dapat digunakan untuk penyembuh luka, kemanjuran madu dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti kardiovaskular, pendarahan, ulcer perut, gangguan pencernaan, tifus, disentri, flu, malaria gangguan tenggorokan dan mengatasi keracunan.

Madu juga dapat menyembuhkan penyakit pada lambung, hati, alat pencernaan, pernafasan, sembelit, radang usus, jantung, hipertensi, dan jangan heran kalau madu juga bisa dijadikan obat kebiasaan ngompol pada anak, susah tidur, batuk, luka bakar serta mencegah kejang otot.

Dalam madu mempunyai efek kolinergik, yaitu astilkolin, yang dalam metabolisme mempunyai kemampuan melancarkan peredaran darah dan mengurangi tekanan darah, gula yang terdapat dalam madu akan langsung diproses oleh darah sehingga menimbulkan energi dan stamina secara spontan berbeda dengan gula.
Madu diyakini bisa menjadikan awet muda, Ibnu sina sarjana dibidang ilmu ketabibabn dan filsafat (890-1037) dapat bugar dan sehat hingga usia tua karena mengkonsumsi madu, demikian juga Phythagoras mencapai umur 90, Democritus terkenal dengan atom-istiknya dapat mencapai usia 100 tahun, dan juga Hippocrates, Dioscoides, Anaceron dan Aristoteles.

Jenis-jenis madu

Madu dilihat dari nektarnya dibagi menjadi, Floral, Ekstrafloral dan embun.

Madu Floral Madu yang dihasilkan dari nektar bunga, tanaman nektar yang digemari lebah adalah Alfafa, apel, kopi, bunga matahari, jeruk, kapas, wortel dan tanaman berjenis ketumbar. Jika madu yang dihasilkan dari lebah beraneka tanaman disebut madu polyfloral, dan jika dari satu jenis bunga disebut monofloral

Madu embun (honeydew) Madu yang dihasilkan dari sekresi serangga yang meletakan eksudat gulanya pada bagian bagian tanaman, Eksudat dikumpulkan lebah madu dan disimpan dalam sarang madu

Madu tiruan (Artificial honey) Semua makanan yang dihasilkan nektar, tetapi tanpa diolah lebah disebut madu tiruan, fungsinya bermanfaat bagi yang orang yang alergi terhadap lebah. Madu ini juga kaya akan gizi walaupun namanya madu tiruan tetapi kaya akan fruktosa yang berguna bagi tubuh, tercatat madu tiruan adalah, watermelon dari nektar semangka, melon honey, dari buah melon, pumkin honey dari labu dan date honey dari pohon kurma.

Masih ada jenis madu tiruan seperti Royal jely (sari madu) yakni sekresi protein lemak, gula garam mineral dan B komplek dan kaya akan aneka vitamin sangat penting bagi tubuh, dan juga Bee pollen tepung sari yang dikumpulkan oleh lebah untuk bahan dasar madu disebut Bee pollen..

Madu Pahit
Penulis pernah bekerja diperusahaan Herbal Madu Pahit terbesar di Indonesia, Madu ini berasal dari lebah yang menghisap tumbuhan pahit berkhasiat obat,  seperti cengkeh dan mahoni. hasil madunya pun pahit pula, diperkirakan khasiatnya dua sampai tiga kali lipat dari madu pada umumnya dan harganyapun mahal pula. Madu ini masih belum dikenal karena ilmuwan medis belum mengungkapkan secara pasti tentang kandungan dari madu pahit ini

Madu Palsu Namanya juga palsu berbeda dengan tiruan apalagi asli, hanya berisi kandungan gula aren yang diekstrak kental seperti madu, madu jenis ini mudah dikenali karena kandungan airnya yang banyak tidak seperti madu pada umumnya

Berbicara dan membahas tentang madu tentulah sangat panjang karena kandungannya yang sudah melegenda turun temurun dari jaman dahulu takkan selesai hanya dengan sebuah artikel, mungkin itu sedikit penjelasan tentang madu pada umumnya maaf bila bamyak kekurangan , semoga bermanfaat.

Disqus Comments