5 Ramuan Tradisional untuk Penyakit Anemia

Tanaman Berkhasiat. 5 Ramuan Tradisional untuk Penyakit Anemia. Anemia atau kurang darah adalah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan zat besi didalam darah sehingga produksi darah merah tidak bisa optimal". Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam pembentukan sel atau butir darah merah. Ada kecenderungan bahwa anemia banyak diderita oleh wanita karena berkaitan dengan siklus haid yang dialaminya. Penderita anemia biasanya menunjukan gejala sebagai berikut.

Gejala Penyakit Anemia
  1. Muka pucat, lesu dan cepat letih
  2. Kepala sering pusing.
  3. Setelah jongkok mata berkunang-kunang.
  4. Malas bekerja.
  5. Selera makan terkadang menurun.
  6. Jika berjalan tungkai terasa cepat pegal.
  7. Kadangkala pingsan.

Baca juga..!!!
7 Faktor Risiko Penyakit Jantung
15 Tumbuhan untuk Mengobati Penyakit Jantung Koroner (PJK)


5 Ramuan Tradisional untuk Penyakit Anemia


Ada lima resep ramuan tradisional yang bisa digunakan untuk mengatasi anemia. Untuk lebih jelasnya simak uraian bahan dan cara meraciknya berikut ini.

Bayam duri
Sediakan satu genggam bayam daun duri, satu buah kuning telur, dan satu sendok makan madu. Cara membuatnya, Daun bayam duri dicuci bersih dan digiling sampai halus. Lalu campurkan setengah gelas air masak, peras dan saring. Masukan satu buah kuning telur ayam dan satu sendok makan madu, lalu dikocock sampai tercampur merata. Diminum dua kali sehari satu gelas.

Tapak liman
Setengah genggam akar tapak liman dicuci bersih, satu sendok makan madu murni, dan dua sendok teh air perasan jeruk nipis. Cara pemakaian. Akar tapak liman dicuci bersih lalu digiling sampai halus. Tuangkan satu sendok makan madu murni dan dua sendok teh air jeruk nipis, peras dan saring airnya. Diminum dua kali sehari dengan dosis tiga sendok makan sekali minum.

Pisang kapok
Potong anak pohon pisang kapok yang baru setinggi sejengkal. Lalu cuci sampai bersih dan diparut. Bubuhi satu sendok makan garam dan air secukupnya. Lalu peras dan saring airnya. Diminum dua kali sehari dengan dosis tiga sendok makan tiap kali minum.

Kacang panjang
Daun kacang panjang dicuci bersih. Asapkan sebentar, kemudian dilalap ketika makan siang dan makan malam.

Lempuyang
Cuci dan potong setengah jari lempuyang, lalu rebus dengan satu gelas air hingga air rebusannya tinggal setengahnya. Dinginkan lalu saring dan tambahkan madu secukupnya.

You Might Also Like:

Disqus Comments