Mengenal Tanaman Kembang Sepatu dan Khasiatnya

Mengenal Tanaman Kembang Sepatu dan Khasiatnya. Apakah Pernah dengar tanaman kembang sepatu atau bunga sepatu? sepertinya jarang ya.. Kembang sepatu memang tidak sepopuler bunga mawar, melati ataupun bunga dahlia. Kembang sepatu atau bunga sepatu merupakan tanaman hias yang sering ditanam di halaman rumah sebagai hiasan ataupun sebagai tanaman pagar. Tanaman hias yang mempunyai nama istilah Hibiscus rosa sinensis ini mempunyai aneka ragam warna mencolok yang mempesona mulai dari merah, merah kekuningan hingga orange yang kesemuanya itu sangat cantik, indah dan menyegarkan jika dilihat.

Kembang sepatu yang mempunyai istilah Hibiscus rosa-sinensis L dari suku Malvaceae yang pada dasarnya merupakan tanaman semak yang berasal dari Asia timur. Di Jawa tanaman ini disebut: wora-wari, sunda: wera, Sumatera: bungong raja, soma-soma, Nusa Tenggara: pucuk, waribang, Sulawesi: amburanga, kuyanga, Maluku: hua hualo, Irian: dioh, gerasa.

Mengapa dinamakan kembang sepatu? Padahal bunga ini sama sekali tidak mirip dengan sepatu, karenaTanaman kembang sepatu dahulu sering digunakan untuk menyemir sepatu. Walau pada dasarnya tanaman ini merupakan tanaman semak, namun karena bentuk dan warnanya cantik juga indah dilihat, serta berkhasiat karena mempunyai kandungan yang istimewa, maka tak jarang banyak orang yang menanam dan memperbanyak untuk keperluan hiasan dirumah ataupun sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit tertentu.

Para peneliti mengatakan sifat serta khasiat kembang sepatu yang mempunyai rasa yang manis tapi bersifat netral serta astringen sangat berkhasiat  sebagai antivirus, antiradang, antipiretik, diuretik, melancarkan haid, menghentikan pendarahan dan sebagai ekspektoran atau peluruh dahak.

Adapun kandungan kimia yang terkandung dalam tanaman hias kembang sepatu ini adalah pada bunga: hibisetin, cyanidin-diglucoside, zat pahit dan lendir. Pada daun mengandung: peroksidase, kalsium oksalat, teraxeryl acetate, lemak dan protein. Bagaian yang dapat digunakan untuk dijadikan obat adalah bunga dan daunnya, dimakan segar ataupun dikeringkan. Berikut macam macam penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan herna dari kembang sepatu. Diantaranya :

Mengenal Kembang Sepatu dan Manfaatnya


  • Banyak mengeluarkan haid, sakit haid, dan haid tidak teratur.
  • Infeksi saluran kencing.
  • Gonorrhea (kencing nanah).
  • Batuk berdahak, bronkhitis (radang saluran nafas).
  • Bisul, abses, radang payudara.
  • Demam, disentri, sariawan (mimisan).
  • Konstipasi (sembelit).
  • Menghitamkan dan menyuburkan rambut.
  • Gondongan, sakit kepala.
  • Tumor, radang saluran dan kelenjar limfe.
  • Membantu Mengatasi PMS.
  • Dan dapat dijadikan herba penurun berat badan.

Cara pemakaian

Pemakaian dalam yang diminum: Rebus bunga kering 3-9 g atau bunga segar 15-30 g dan daun 15-30 g.

Pemakaian luar: Daun segar ditumbuk dan digiling hingga halus lalau bubuhkan pada tempat yang sakit seperti bisul, abses, radang payudara dll. Kuncup bunga digiling hingga halus lalu terapkan pada tempat yang sakit seprti gondongan, tumor atau luka karena tersiram air panas.

Contoh pemakaian

Melancarkan haid
Sediakan 3 Kuntum bunga segar tumbuk hingga halus, Tambahkan 3/4 cangkir air dan cuka secukupnya. Diminum 3x perhari.

Batuk rejan
Sediakan 2 kuntum bunga kembang sepatu lalu cuci bersih. Kemudian tumbuk hingga halus. Tambahkan 1/2 gelas air dan garam seperlunya lalu aduk rata. Peras dan saring lalu minum airnya sekaligus 2x sehari.

Batuk lendir dan darah
bunga kembang sepatu yang masih kuncup 2 kuntum, masukan pada satu gelas air masak dan biarkan semalaman. Saring airnya dan tambahkan 2 sdm madu. Minum 2x sehari sebelum makan.

TB Paru
Cuci dan tumbuk 3 kuntum kembang sepatu hingga halus, tambahkan 1/2 gelas air masak kemudian peras dan saring. tambahkan 1 sdm madu lalu minu 3x sehari sampai sembuh.

Kencing nanah (Gonorrhea)
Rebus dengan 3 gelas air 6 kuntum bunga kembang sepatu hingga tersisa 2 gelas, saring dan tambahkan madu secukupnya. Diminum 3 kali sehari, 3/4 gelas setiap kali minum.

Catatan: Wanita hamil tidak disarankan meminum ramuan ini.

You Might Also Like:

Disqus Comments